Kartu Pra Kerja adalah bagian dari kebijakan yang dijanjikan oleh Jokowi pada kampanye pilpres 2019, kartu Pra Kerja akan dapat diakses pada minggu kedua April. Minggu (5/4/2020).
Kartu pra kerja merupakan program yang dicanangkan oleh Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu masyarakat muda yang sedang mencari kerja, atau korban PHK, atau pekerja.
Kartu ini diluncurkan bertujuan untuk mengembangkan kompetensi angkatan kerja dan meningkatkan produktivitas serta daya saing angkatan kerja
Pemegang kartu prakerja ini akan mendapat dua manfaat yaitu pelatihan dan insentif tiap bulan.
Dalam pelatihan yang diikuti oleh pemegang kartu prakerja, akan ada sertifikat khusus yang dapat menunjang daya saing pemegang kartu prakerja di pasar pencari kerja.
Selain itu, insentif bulanan yang ditransfer oleh pemerintah ke akun prakerja akan bisa menjadi modal awal pencari kerja untuk mendaftarkan diri ke pekerjaan-pekerjaan yang diinginkan.
Terdapat 3 syarat penting yang harus kamu lengkapi sebelum mendaftar kartu pra kerja.
Berikut 3 syarat penting untuk calon pemegang kartu pra kerja
1. warga negara indonesia
2. Usia minimal 18 tahu
3. Tidak mengikuti pendidikan
2. Usia minimal 18 tahu
3. Tidak mengikuti pendidikan
Jika anda memenuhi 3 syarat tersebut, berikut langkah-langkah untuk mendapatkan kartu Pra Kerja ;

1. Daftar di Website Kartu Pra Kerja
a. Daftar Akun
Daftar akun Kartu Pra Kerja bisa pakai email atau nomor ponsel kamu yang aktif
Berikut panduannya:
- Masukkan email atau nomor ponsel.
- Klik Daftar.
- Selanjutnya pilih metode verifikasi
- Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan via email atau SMS.
- Maka kamu berhasil membuat akun Kartu Pra Kerja
b. Login akun
Buka halaman www.prakerja.go.id, kemudian klik Login atau Masuk pada Laman Depan.
Masukkan email atau nomor ponsel kamu dan Klik Selanjutnya.
Lalu, masukkan kata sandi dan klik Masuk
Maka, Anda akan berhasil masuk ke akun
c. Daftar Kartu Pra Kerja
Setelah Login akun, Klik Daftar Kartu Pra Kerja.
Selanjutnya, isi form pendaftaran Klik Selanjutnya.
Lakukan Tes Kemampuan Dasar.
Jika sudah, Klik Selesai.
Setelah selesai melakukan pendaftaran dan mengisi formulir serta tes, Anda akan menerima notifikasi berikutnya di akun.
Jika ingin melakukan pelatiham, maka Pilih Pelatihan
2. Memilih Pelatihan
Anda dapat memilih Pelatihan yang disyaratkan Industri maupun memilih pelatihan dari layanan SISNAKER.
Kemudian, bayar menggunakan saldo Kartu Pra Kerja untuk online maupun offline
3. Mengikuti Pelatihan
Anda dapat mengikuti Pelatihan di SISNAKER dan pelatihan secara online maupun offline.
Selanjutnya, dapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga
4. Beri Ulasan & Rating
Berikan ulasan dan rating terhadap lembaga pelatihan melalui SISNAKER setelah melakukan proses pelatihan.
5. Mendapatkan Insentif
Insentif diberikan setelah mengikuti pelatihan dan akan ditransfer dalam 3 tahap ke saldo wallet Kartu Pra Kerja
6. Survei Kebekerjaan
- Survei Kebekerjaan Sebagai Feedback Efektivitas Program.
- Survei yang ditanyakan dalam 3 tahap dengan insentif pengisian survei sebesar Rp150.000 sebagai feedback efektivitas program, kesesuaian pelatihan dan penempatan kerja
Dapat Insentif
Di berita SURYA sebelumnya: Enaknya Penerima Kartu Pra Kerja Jokowi Berisi Saldo Rp 7,6 Juta, Juga Dapat Insentif Rp 500 Ribu, diketahui ada subsidi bagi yang lolos seleksi.
Untuk diketahui, Kartu Pra Kerja adalah kartu yang diberikan dalam rangka program pelatihan dan pembinaan warga negara Indonesia yang belum memiliki keterampilan.
Kartu tersebut dipromosikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada masa kampanye Pemilihan umum Presiden Indonesia 2019, bersama dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Kartu sembako murah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pelatihan kejuruan yang akan menjadi salah satu fasilitas dalam program Kartu Prakerja akan mengikuti kebutuhan industri saat ini.
"Pelatihan itu akan mengikuti permintaan sehingga mendekatkan pencari kerja dengan penggunanya," kata Ida Fauziyah di halaman Istana Negara Jakarta, Kamis (5/12/2019), seperti dilansir Antaranews.com.
Ida ketika menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas sejumlah agenda, salah satunya mengenai kemajuan Kartu Prakerja yang ditargetkan diluncurkan pada Maret 2020.
Menaker tengah melakukan inventarisasi kebutuhan tenaga kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri, bersama industri.
Setelah mendapatkan pemetaan kebutuhan tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengarahkan balai latihan kerja memberi pendidikan kejuruan sesuai kebutuhan.
Selain penyesuaian pelatihan, para peserta program Kartu Prakerja juga mendapat insentif sebelum mendapatkan pekerjaan.
Pemerintah berencana memberi Rp 500.000 per orang yang dapat dimanfaatkan untuk modal kebutuhan saat melamar pekerjaan.
Ida menjelaskan pemerintah tengah mematangkan program Kartu Prakerja sehingga tepat sasaran dan bermanfaat bagi penyerapan tenaga kerja Indonesia.
"Peraturan Presidennya sedang disiapkan kemudian nanti ada Project Manager Office. Ya, mungkin butuh waktu hingga Maret. Yang pasti (dilaksanakan pada) 2020," kata Ida.
Kartu Prakerja merupakan bantuan pelatihan vokasi yang ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan.
Program ini akan dilaksanakan melalui sistem yang terintegrasi dan berbasis digital, sehingga mudah digunakan, terkontrol, dan akuntabel.
Pelaksanaan pelatihan program Kartu Prakerja akan dilakukan melalui tiga metode, yakni metode tatap muka di lembaga pelatihan, pelatihan secara e-learning, atau kombinasi keduanya.
Anggaran dana bantuan pelatihan dengan Kartu Prakerja melalui APBN sebesar Rp10 triliun yang diperuntukkan bagi 2 juta orang.
Pemerintah memberi batas bawah usia penerima kartu pra kerja yakni 18 tahun dan tanpa ada batas maksimal.
Sementara itu, penerima kartu pra kerja nantinya tidak boleh sedang menjalankan pendidikan formal serta harus Warga Negara Indonesia (WNI) (*)
