Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan kebijakan mengenai keringanan biaya listrik di tengah pandemi virus corona pada Selasa (31/3/2020).
Kebijakan tersebut adalah pembebasan tarif listrik bagi konsumen rumah tangga 450 volt ampere (VA) dan diskon 50 persen bagi konsumen rumah tangga bersubsidi 900 VA.
Keputusan itu akan berlaku selama tiga bulan yakni pada April, Mei, dan Juni 2020 bagi pelanggan 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta dan 7 juta pelanggan golongan 900 VA subsidi.
Berikut rincian pelanggaran listrik yang dapat gratis atau diskon:
·
R1/450 VA (gratis)
·
R1T/450 VA (gratis)
·
R1/900 VA (diskon)
·
R1T/900 VA (diskon)
·
R1M/900 VA
·
R1MT/900 VA
Namun,
banyak masyarakat yang tak mengetahui apakah listrik yang mereka gunakan
termasuk kategori subsidi atau tidak.Cek di struk pembayaran
Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, pengecekan tersebut bisa dilakukan melalui rekening pembayaran listrik.
"Jadi kalau ada pertanyaan 'Saya dapat diskon gak?', jawabannya adalah 'Silakan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir'," kata Suprateka saat dihubungi, Jumat (3/4/2020).
Menurutnya, kode M (mampu) dalam R1 M menandakan kategori listrik tersebut adalah pasca bayar dan tidak bersubsidi. Sementara kode R1MT berarti listrik pra-bayar.
Sehingga apabila setelah struk pembayaran rekening dicek, ternyata berkode R1M dan R1MT berarti tidak mendapat bantuan dari pemerintah.
Untuk kode R1 dan R1T merupakan kategori pelanggan listrik yang mendapat bantuan dari pemerintah.
Cara
Mendapatkannya
Untuk
pengambilan token gratis bagi pelanggan rumah tanggah golongan 450 VA dan
diskon 50 persen bagi golongan 900 VA bersubsidi, bisa dilakukan melalui dua
cara.Pertama, melalui web dengan langkah berikut:
·
Buka alamat www. pln.co.id
kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus
Covid-19.
·
Masukkan ID
pelanggan/nomor meter. Kemudian token gratis akan ditampilkan di layar.
·
Pelanggan tinggal
memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.
Kedua melalui
WhatsApp ke nomor 08122-123-123 dengan langkah berikut:
·
Buka aplikasi WhatsApp.
·
Chat WhatsApp ke 08122-123-123,
ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID pelanggan.
·
Token gratis akan
muncul.
·
Pelanggan tinggal
memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.
· Namun, untuk
klaim listrik melalui WhatsApp baru bisa dilakukan pada Senin (6/4/2020)
mendatang.
Dengan ID pelanggan tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.
